Pensiunan Belum Terbayarkan, Direksi PDAM Makassar Siap Tempuh Jalur Hukum

MAKASSAR,- Sekitar 20 orang pensiunan PDAM Makassar nampak melakukan orasi massal di depan kantor Perumda Air Minum Kota (PDAM) Makassar, Jalan Ratulangi, Senin (26/4/2021).

Aksi unjuk rasa ini di tengarai sebagai bentuk kecaman terhadap asuransi AJB Bumiputera yang sejak tahun 2019 hingga kini belum juga menuntaskan pembayaran para pensiunan tersebut.

Angga Al Kautzar Kabag Humas PDAM Makassar saat di konfirmasi membenarkan perihal itu dan mengatakan pihak PDAM juga telah melakukan berbagai upaya bantuan.

“Betul sekali ada aksi unjuk rasa pagi tadi. Jadi mereka adalah pensiunan yang menuntut pembayarannya sejak 2019 sampai 2021 ini tidak ada kejelasan”jelasnya.

Meski demikian pihak PDAM Makassar tidak tinggal diam. Sejak adanya temuan di tahun 2018 oleh LHB-BPK dan merekomendasikan agar di hentikannya penggunaan kas perusahaan untuk biaya pensiun Direksi dan pegawai ke AJB Bumiputera, saat itu pula PDAM Makassar mengambil tindakan.

“Berawal dari rekomendasi itulah, pihak kami memutus kerja sama dengan AJB Bumiputera dan meminta agar segera menyelesaikan pembayaran klaim. Namun hingga saat ini belum ada realisasi”,tambah Angga.

Menurutnya pihak AJB Bumiputera beralasan sedang mengalami likuiditas keuangan dan pembayarannya akan di sesuaikan dengan kemampuan perusahaan menggunakan sistem antrian.

Risih menunggu tanpa kepastian, PDAM Makassar di bawah komando Hamzah Ahmad selaku Direktur Utama mengatakan akan menempuh jalur hukum.

“Ya karena kasusnya seakan jalan di tempat,maka bersama Bapak Hamzah selaku Dirut PDAM Makassar,kami akan menempuh jalur hukum untuk menyelamatkan banyak orang. Ini bukan hanya soal pensiunan melainkan semua pegawai. Makanya hukum secara perdata maupun pidana akan kami tempuh”,tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *